Bayangan
Hanya satu
Namun tetap saja menggenang di netra senduku
Nyaman sendiri tanpa balasan
Entah kapan ia kan sadar akan besarnya harapan untuknya
Berkali-kali menunggu dan nyatanya ia tak mau tau
Perih itu maki mendalam
Tertutup bayangan nyata kehidupan
....................
Komentar
Posting Komentar